ads

Posted by : Unknown Tuesday, 3 February 2015

TINJAUAN TENTANG IBD

IBD, adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan mengenai :
- Nilai-nilai kehidupan / norma-norma.
- Kebudayaan.
- Berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari.


Setelah membaca  diharapkan  dapat memperlihatkan :
- Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitarnya dan diluar lingkungannya.

- Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.

- Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
Latar Belakang IBD Dalam Konteks Budaya Dan Masyarakat Indonesia
-  Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keaneka- ragaman dan tidak bisa lepas dari ikatan-ikatan kesukuan dan kedaerahan.

- Proses pembangunan yang sedang berlangsung menimbulkan perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga mental manusiapun terkena pengaruhnya.
IBD Sebagai Bagian Darimata Kuliah Dasar Umum
-  Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.

-  Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.
Pengertian Ilmu Budaya Dasar :
adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukan bahwa Ilmu Pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar :
1.  Ilmu–ilmu Alamiah (Natural Science): bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat di alam semesta.

2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science): bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia.

3.  Pengetahuan Budaya (The Humanities): bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar :
-  Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.

-  Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan–persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.

-  Mengusahakan mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat–sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar :
- Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya;

- Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
Manusia dan Cinta Kasih;  Manusia dan Keindahan;
Manusia dan Penderitaan; Manusia dan Keadilan;
Manusia dan Pandangan Hidup; Manusia dan Tanggungjawab;
Manusia dan Kegelisahan; Manusia dan Harapan.

MANUSIA & KEBUDAYAAN
Manusia terdiri dari 4 unsur :
Jasad : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.
Hayat : mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak.
Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran.
Nafs : dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
Manusia Sebagai Satu Kepribadian
Mengandung Tiga Unsur :
ID, yang merupakan kepribadian yang paling primitif dan paling tidak Nampak. ID merupakan libido murni.
EGO, merupakan bagian satu struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari ID. Sebagai kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energi ID dalam saluran sosial yang dapat dimengerti orang lain.
SUPER EGO, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir. Muncul kira-kira umur 5 tahun. ID dan EGO berkembang secara internal dalam diri individu. SUPER EGO terbentuk dari lingkungan eksternal.  SUPER EGO merupakan kesatuan standar-standar moral.
HAKEKAT MANUSIA
1.  Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
2.  Makhluk ciptaan Tuhan yan sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk  lainnya, misalnya:
Perasaan Intelektual. 
Perasaan Estetis
Perasaan Etis
Perasaan Diri
Perasaan Sosial
Perasaan Religius
3.   Makhluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi.
4.   Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
Pengertian Kebudayaan
Menurut E.B. Taylor (1871); Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan– kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat;
Menurut Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat;
Menurut Sutan Takdir Alisyahbana; Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
Unsur- Unsur Kebudayaan
Menurut C. Kluckhon, yaitu :
            Sistem religi
            Sistem organisasi kemasyarakatan
            Sistem pengetahuan
            Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
            Sistem teknologi dan peralatan
            Bahasa
            Kesenian.
Wujud Kebudayaan
Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu :
Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia;
Kompleks aktivitas;
Wujud sebagai benda.

Kaitan Manusia Dan Kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain hubungan antara manusia dan kebudayaan ini  dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis.
Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap yaitu :

Eksternalisasi, proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
Obyektivasi, proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
Internalisasi, proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik.
MANUSIA & CINTA KASIH
Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka, sayang, ataupun sangat tertarik hatinya.
Pengertian  cinta menurut Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta; Cinta  adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih sayang.
Cinta memiliki tiga tingkatan
tinggi (Allah dan Rasulnya dan berjihad di jalan Allah),
menengah (orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat)
rendah (keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal).
Hikmah cinta
Hikmah cinta adalah sangat besar, hanya orang yang telah diberi kefahaman dan kecerdasan oleh Allah sajalah yang mampu merenungkannya. Diantara hikmah-hikmah tersebut adalah :
Sesungguhnya cinta itu adalah merupakan ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia, karena setiap cinta mengalami berbagai macam rintangan;
Bahwa fenomena cinta yang telah melekat di dalam jiwa manusia merupakan pendorong dan pembangkit yang paling besar di dalam melestarikan lingkungan;
Bahwa fenomena cinta merupakan faktor utama di dalam kelanjutan hidup manusia;
Fenomena cinta, jika diperhatikan merupakan pengikat yang paling kuat di dalam hubungan antar anggota keluarga, kerukunan bermasyarakat, mengasihi sesama mahluk menegakkan keamanan, ketentraman dan keselamatan di segala penjuru bumi.
Cinta Menurut Ajaran Agama
Cinta Diri (QS. Al Adiyat, 100:8, QS. Fushilat, 41:49).
Cinta Kepada Sesama Manusia
Cinta Seksual (QS. Ar Rum, 30:21)
Cinta Kebapakan (QS. Maryam, 19:4-6, QS. Yusuf 12:84, QS. Hud, 11:45)
Cinta Kepada Allah (QS. Al Imran, 3:31)
Cinta Kepada Rasul.
Kasih Sayang
Dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan:
Orang tua bersifat aktif, Si Anak bersifat pasif.
      Dalam hal ini orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral, materil dengan sebanyak-banyaknya, dan Si Anak menerima saja. 
Orang tua bersifat pasif, Si Anak bersifat aktif.
      Dalam hal ini Si Anak memberikan kasih sayang kepada orang tuanya, sedangkan orang tuanya tidak memberikan perhatian apa yang diperbuat Si Anak.
Orang tua bersifat pasif, Si Anak bersifat pasif.
      Masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunya sendiri tanpa saling memperhatikan.
Orang tua bersifat aktif, Si Anak bersifat aktif.
      Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya.
Kemesraan
Kemesraan ialah hubungan yan akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.

Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yangmendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan.

Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya
Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual.

Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan  yang sebenarnya. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama masing-masing, kepercayaan, kondisi, dan situasi.
Belas Kasihan
Dalam surat Yohanes dijelaskan ada 3 macam cinta :
Cinta Agape ialah  cinta manusia kepada Tuhan.
Cinta Philia ialah cinta kepada ibu, bapak, saudara dan yang ketiga
Cinta Amor ialah antara pria dan wanita.

Dalam esai on love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali yang harus kita kasihani.
Cinta Kasih Erotis
Merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain adalah kemauan kedua nya,
MANUSIA & KEINDAHAN
KEINDAHAN
Apakah Keindahan Itu?
Kata keindahan berasal dari kata indah yang artinya bagus, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan adalah suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas.
Perbedaan keindahan menurut luasnya pengertian yaitu:
Keindahan dalam arti yang luasPengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputikeindahan seni, keindahan alam, keindahan moral, dan keindahan intelektual.
Keindahan dalam arti estetis murni, menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.
Keindahan dalam arti terbatas, lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda yang diserapnya dengan penglihatan.
Nilai Estetik
Nilai estetik adalah nilai suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau suatu golongan.

Nilai digolongkan menjadi:
Nilai ekstrinsik : sifat baik suatu benda sebagai alat untuk sesuatu hal lainnya.
Nilai intrinsik : sifat baik dari benda yang bersangkutan atau sebagai suatu tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri .
Kontemplasi dan Ekstansi
Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasaKeindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh faktor kontemplasi dan ekstansi.
Kontemplasi adalah: dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah.
Ekstansi adalah: dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.
Apabila kedua dasar tersebut dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusiamaka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah
Apa Sebab Manusia Menciptakan Keindahan?
Alasan atau motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan :
Tata nilai yang telah usang
Kemerosotan zaman
Penderitaan manusia
Keagungan Tuhan
RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renung artinya diam-diam memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.

Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori, yaitu  :
Teori Pengungkapan. Dalil teori ini adalah ‘art is an expression of human  feeling’. Tokoh: Benedeto Croce, Leo Tolstoi
Teori Metafisik. Orang yang menggunakan firasat sebagai dasar merenung. Tokohnya : Plato dan Arthur Schopenhauer (1788-1860)
Teori Psikologis. Penciptaan seni didasarkan pada kejiwaan. Suatu teori lain tentang sumber seni adalah teori permainan (dikembangkan oleh Freedrick Schiller 1757- 1805 dan Herbert  Spencer 1820 – 1903) dan teori penandaan.
KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsurperpaduan, pertentangan, ukuran dan seimbang.

Teori Objektif dan Teori Subjektif The Liang Gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan bahwa dalam menciptakan seni ada 2 teori yaitu :
Teori objektif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sifat (kualitas) yang memang benar melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Pendukung teori objektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat.
Teori subjektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati sesuatu benda. Pendukung teori subjektif adalah Henry Home, Earlof Shaffesbury dan Edmund Burke.

Teori Perimbangan
Teori perimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunani Kuno dahulu dipahami pula dalam arti yang lebih terbatas yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka.
MANUSIA & PENDERITAAN
Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal  dari bahasa sansekerta dhra. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin atau lahir batin.
S I K S A A N
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani.

Akibat  siksaan yang dialami seseorang, timbul lah penderitaan.Siksaan yang sifatnya psikis misalnya:
Kebimbangan: dialami seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan yang akan diambil.
Kesepian: dialami seseorang yang merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai.
Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.
Sebab Seseorang Merasa Ketakutan :
Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup
Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
Gamang : takut berada di tempat ketinggian
Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap
Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit
Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan.
KEKALUTAN MENTAL
Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan  yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan  bertingkah kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma, berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi

Proses-proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya ke arah :
Positif : trauma (luka jiwa), survive dalam hidup;
Negatif : trauma diperlarutkan atau diperturutkan akhirnya frustasi

BENTUK-BENTUK FRUSTASI
Agresi : kemarahan yang meluap-luap akibat emosi tidak terkendali;
Regresi : kembali pada pola reaksi primitif atau kekanak-kanakan;
Fiksasi : pembatasan pada satu pola yang sama;
Proyeksi : memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain;
Identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses  dalam imajinasinya;
Narsisme : merasa dirinya lebih superior daripada orang lain
Autisme : gejala menutup diri secara total dari dunia riil, puas dengan fantasinya sendiri.
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
Kota-kota besar : yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga mereka dikejar-kejar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya;
Anak-anak muda usia : yang tidak berhasil dalam mencapai apa yang dikehendaki atau di idam-idamkan, karena tidak berimbangnya kemampuan dan tujuannya;
Wanita : pada umumnya lebih mudah merasakan suatu masalah yang dipendam ke dalam hati atau perasaannya, tetapi sulit mengeluarkan perasaannya tersebut, mereka memiliki kondisi tubuh yang lemah;
MANUSIA & KEADILAN
PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan menurut
Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrim yang terlalu banyak terlalu sedikit. Beberapa para pemikir yang mendefinisikan keadilan adalah :
Plato, keadilan diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang dapat mengendalikan diri, dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Socrates, memproyeksikan keadilan pada pemerintahan.
Kong Hu Chu, keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, ayah sebagai ayah, dan raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakkan kewajibannya.
KEADILAN SOSIAL
Berbicara tentang keadilan kita akan ingat dasar Negara kita yaitu Pancasila sila kelima yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” hal ini mengandung pengertian tidak ada kemiskinan dalam  Indonesia merdeka.
Bung Hatta dalam uraiannya mengenaai sila kelima Pancasila menulis bahwa keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.
Mewujudkan Keadilan Sosial
perbuatan luhur ynag mencerminkkan sikap dan suasana  kekeluargaan
sikap adil terhadap sesama
sikap suka memmberi pertolongan terhadap yang membutuhkan
sikap suka bekerja keras
sikap menghargai hasil karya orang lain

Asas Terciptanya Keadilan Sosial
pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok
pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan
pemerataan pembagian pendapatan
pemerataan kesempatan kerja
pemerataan kesempatan berusaha
pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan
pemerataan penyebaran pembangunan
pemerataan memperoleh keadilan
Berbagai Macam Keadilan
Keadilan legal atau keadilan moral
      keadilan dan hukum merupakkan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya.
Keadilan distributive
      keadilan akan terlaksana bila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan yang tidak sama secara tidak sama
Keadilan komutatif
      keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang menjadikan ujung ekstrim meenjadikan ketidakadilan dan akan merusak bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan oleh seseorang sesuai dengan hati nuraninya dan apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada.  Jujur juga berarti hati seseorang bersih dari perbuatan yang dilarang oleh agama. Barang siapa berkata jujur serta bertindak sesuai dengan kenyataan
KECURANGAN
Kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani. Orang yang sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan atau materi. Bagi orang yang berbuat curang akan mendatangkan kesenangan bagi dirinya meskipun orang lain menderita
Mengapa Orang Yang Melakukan Kecurangan
Faktor Ekonomi
Faktor Kebudayaan
Faktor Peradaban
Faktor Teknik
PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tidak tercemar. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan.
PEMBALASAN
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan serupa, perbuatan yang imbang.
Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebalik pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
TERIMA KASIH
ILMU BUDAYA DASAR
Part 2
Hendra Prasetya, SE.
MANUSIA &
PANDANGAN HIDUP
PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yang terdiri dari 3 macam, yaitu: 
Pandangan hidup yang berasal dari agama, yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
Pandangan hidup yang berupa Ideologi, yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
Pandangan hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup mempunyai 4 unsur-unsur, yaitu:
Cita-cita apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan.
Kebajikan segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai dan tenteram.
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan.
Keyakinan atau kepercayaan, merupakan hal terpenting dalam hidup manusia.
CITA-CITA
Cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan, yang selalu ada dalam pikiran. Cita-cita merupakan pandangan masa depan dan pandangan hidup dimasa yang akan datang.

Apabila cita-cita belum tercapai maka cita-cita tersebut disebut angan-angan. Ada 3 faktor yang menentukan seseorang dapat atau tidak mencapai cita-citanya, yaitu:
Manusianya yang memiliki cita-cita
Kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakan
Seberapa tinggi cita-cita yang hendak dicapai.
KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan adalah suatu perbuatan yang mendatangkan kesenangan bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan. Jadi suara hati dapat merupakan hakim untuk diri sendiri. Sebab itu nilai suara hati amat besar dan penting dalam hidup manusia.
USAHA DAN PERJUANGAN
Usaha dan perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau berusaha. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, maka ia harus bekerja keras. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani bahkan dengan keduanya.
Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Sebaliknya pemalas membuat manusia iri, miskin dan melarat bahkan menjatuhkan harkat dan martabatnya sebagai seorang manusia
KEYAKINAN ATAU KEPERCAYAAN
Keyakinan atau kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan.
Aliran Naturalisme, aliran ini berintikan spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak.
Aliran Intelektualisme, besar aliran ini adalah logika atau akal.
Aliran gabungan, dasar aliran ini adalah perbuatan yang gaib dan akal.
MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB
PENGERTIAN TANGGUNGJAWAB
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

MACAM-MACAM TANGGUNGJAWAB
Tanggungjawab terhadap diri sendiri
TanggungJawab Kepada Bangsa Dan Negara
TanggungJawab Terhadap Tuhan
TanggungJawab Terhadap Keluarga
TanggungJawab Terhadap Masyarakat
PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih , kasih sayang, hormat,atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan. Hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.
Pengorbanan
      Pengorbanan berasal dari kata korban atau qurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.
MANUSIA & KEGELISAHAN
PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas.
Kecemasan Ada 3 Macam :
Kecemasan obyekif
      Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.
Kecemasan neoritis (syaraf)
      Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Kecemasan ini dibagi 3 macam, yakni :
      (1). Kecemasan yang timbul karena penyesuaian lingkungan;
      (2). Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional (phobia)
      (3). Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya.
Kecemasan moril
      Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang (iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah dan cinta).
SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.
USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
KETERASINGAN
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dasar dari kata asing.kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpindahkan dari yang lain, atau terpencil
KESEPIAN
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman.
KETIDAKPASTIAN
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidakpastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas.
SEBAB-SEBAB TERJADI KETIDAKPASTIAN
1. Obsesi
Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita.
2. Phobia
Ialah rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu  hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3. Kompulasi
Ialah adanya keraguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali
4.Histeria
Ialah neurosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
SEBAB-SEBAB TERJADI KETIDAKPASTIAN
5. Delusi
Menunjukkan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu.
Delusi persekusi : menganggap keadaan sekitarnya jelek.
Delusi keagungan : menganggap dirinya orang penting dan besar.
Delusi melancholis : merasa dirinya hina, bersalah, dan berdosa.
6. Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indra.
7. Keadaan emosi
Suatu keadaan yang sangat berpengaruh oleh emosinya, sehingga tampak pada keseluruhan pribadinya.
MANUSIA DAN HARAPAN
PENGERTIAN HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi.
Arti harapan adalah sesuatu yang diinginkan dapat terjadi dengan demikian harapan itu menyangkut masa depan.

Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu :
1. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
2. Pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Manusia setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup ditengah suatu keluarga atau anggota mayarakat lainnya.
Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat atau keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia diciptakan Tuhan. Misalnya: menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya

DORONGAN KEBUTUHAN HIDUP
Kebutuhan manusia terdiri dari :
Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang kita butuhkan dalam keseharian kita. Misalnya: makan, minum, pakaian, rumah dan lain-lain.
Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan batin manusia yang hanya dapat dipenuhi. Misalnya agama, ketenangan jiwa
Kodratnya Harapan Manusia Atau Kebutuhan Manusia adalah:
a) Kelangsungan hidup (survival)
b) Keamanan (safety)
c) Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) Diakui lingkungan (status)
e) Perwujudan cita-cita (self actualization)
Kelangsungan Hidup
Setiap manusia yang baru lahir telah mengharapkan makan dan minum. Manusia memiliki tiga kebutuhan pokok yaitu:
Sandang adalah kebutuhan manusia yang berguna untuk melindungi dirinya seperti pakaian, dan lainnya.
Pangan adalah kebutuhan manusia meliputi kebutuhan sehari-hari seperti makan minum dan sebagainya.
Papan adalah kebutuhan hidup manusia untuk berlindung setiap harinya contohnya rumah.
KEAMANAN
Setiap orang membutuhkan keamanan, karena rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan. Rasa aman dapat diwujudkan oleh AGAMA karena itu merupakan benteng manusia dalam menjalani hidup.
HAK DAN KEWAJIBAN MENCINTAI DAN DICINTAI
Bila sudah pada saatnya manusia pasti ingin mengerti maksud dicintai dan mencintai, biasanya ini terjadi pada anak menginjak usia remaja.
STATUS
Status adalah harga diri yang dimiliki oleh setiap orang yang telah melekat pada dirinya.
Contohnya: bila ada orang yang berprestasi maka orang itu mempunyai status lebih tinggi dari orang sekitarnya.
PERWUJUDAN CITA-CITA
Setiap manusia sesuai dengan keahliannya mewujudkan cita-citanya yang juga dapat mengembangkan bakat atau kepandaian.
KEPERCAYAAN
Kepercayaan berasal dari kata percaya, yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran.
Contohnya : kepercayaan terhadap tugas yang dibebankan kepada seseorang.
BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA
Kepercayaan kepada diri sendiri
      Ini ditanamkan pada diri manusia yang memang harus di teguhkan di hati.
Kepercayaan kepada orang lain
      Ini merupakan kepercayaan terhadap   saudara atau orang di sekitar kita.
Kepercayaan kepada pemerintah
      Pandangan demokratis adalah KEDAULATAN DITANGAN RAKYAT.
Kepercayaan kepada Tuhan
      Kepercayaan ini amat penting karena merupakan tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya.
TERIMA KASIH



Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © all about my think - by gicha - Powered by Blogger-